Seni rupa dibedakan
menjadi dua, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Karya seni rupa murni
menitikberatkan pada keindahan, sedangkan seni rupa terapan (applied art) lebih
engutamakan niai guna karya karya tersebut disamping nilai keindahan yang
dimilikinya. Seni rupa daerah setempat yang sering kita temui, antara lain seni grafika, ilustrasi,
kerajinan, patng, dan arsitektur.
1.
Grafika
Grafika atau sistem cap merupakan jenis karya
seni terapan dua dimensi. Grafika memiliki keunikan artistik, yaitu pada hasil
pembekasan cetakan. Pembekasan cetakan ini berbeda dari goresan tangansecara
langsung. Seni grafika dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu cetak dasar
(monoprint, offset, dan pencetakan), cetak tinggi (stempel, cukil kayu), cetak
dalam (engraving dan sketsa), cetak tembus (sablon), cetak kimiawi (fotografi
dan lightdruk), dan ctak listrik (fotokopi dan laser).
2.
Ilustrasi
Seni ilustrasi merupakan gambar seni yang
memiliki fungsi untuk memberikan penjelaan. Gambar ilustrasi banyak ditemukan
di buku pelajaran, buku cerita, koran, hingga majalah. Ada berbagai macam
gambar ilustrasi, yaitu gambar ilustrasi karikatur, kartun, vinyet, lambang,
cerita, dan ilmu pengetahuan.
3.
Reklame
Seni
reklame memiliki fungsi untuk menawarkan barang dan memengauhi orang lain agar
mau menggunakan barang yang ditawarkan. Oleh karena itu, pembuatan seni reklame
harus memperhatikan segi pewanaan, jenis kata, dan tanda khusus (monogram).
Contoh seni reklame, yaitu iklan, poster, papan nama, baliho, slide, dan
sebagainya.
4. Batik
Batik
merupakan karya seni kriya murni berupa motif hias pada permukaan kain dengan
menggunakan lilin panas atau malam. Seni batik hampir diseluruh wilayah
indonesia memiliki kesamaan dari cata dan tekhnik pembuatannya. Hal yang
membedakan terletak pada motif ragam hias dan corak warna yang diguunakan.
5.
Tenun
Tenun merupakan salah satu karya seni rupa
terapan dua dimensi. Hasil kerajinan ini dibuat dengan teknik dan alat khusus.
Kerajinan tenun banyak terdapat di kalimantan, Minangkabau, Sumatra Utara, NTT,
NTB, Lampung, Flores, Sulawesi, dan palembang. Motifnya pun berbeda-beda di
setiap daerah. Ada berbagai motif tenun dari Palembang, antara lain mawar
jepang,cantik manis, bintang berantai, nago besaung, dan bunga cino. Jenis
tenun yang digunakan dibedakan menjadi dua, yaitu tenun ikat dan songket.
Keduanya berbeda dalam teknik dan bahan yang digunakan. Berbeda dengan tenun
ikat, pada songket terdapat tambahan benang emas yang diletakkan dengan teknik tusuk
dan cukit.
6.
Kerajinan
Ada banyak sekali kerajianan yang dapat kita
temukan dengan mudah. Seni kerajinan tersebut termasuk dalam jenis seni kriya.
Seni kriya merupakan seni yang membutuhkan keterampilan tanngan (craftmanship)
dalam penciptaannya. Hasil karya kerajinan digunakan sebagai hiasan rumah dan
barang industri komersial.
7.
Patung
Karya tiga dimensi yang memiliki pastisitas
(tonjolan, ekukan, dan rongga) adalah patung. Patung bisa berfungsi sebagai
terapan. Contohnya adalah patung untuk mengenal pahlawan, patug momentum, dan
patung penyangga bangunan.
8.
Arsitektur
Arsitektur adalah seni dan ilmu merancang
serta membuat konstruksi bangunan. Seni bangun merupakan salah satu jenis seni
rupa terapan tiga dimensi yang befungsi sebagai temat tinggal bagi kehidupan
manusia. Contoh hasil karya seni bangun, antara lain rumah adat, gedung sekolah, monumen, candi, dan tempat ibadah.
Sekian penjelasan mengenai pengertian serta bentuk-bentuk
karya seni rupa terapan daerah setempat yang dapat saya bahas kali ini, semoga
dapat bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar